Nabi kita Muhammad صلى ا لله عليه وسلم. telah menganjurkan kita untuk berdzikir dan menghitungnya dengan jari-jari kita.
Pada hari Kiamat nanti, jari-jari itu akan menjadi saksi bagi kita bahwa kita telah mengingat Allah ﺳﺒﺤﺎﻧﻪﻭﺗﻌﺎﻟﻰ.
Menghitung dengan menggunakan jari-jari dengan cara bagaimana pun adalah sunnah. tetapi pada masa Nabi ada suatu cara khusus yang akan kami jelaskan di bawah ini dengan keterangan singkat. Dengan memakai metode ini kita dapat menghitung hingga 10.000 (sepuluh ribu).
Hal itu dengan jelas menunjukkan bahwa metode sunnah adalah yang terbaik. termudah, dan paling sempuma di dalam melakukan sesuatu, Maulana Asyraf Ali Tsanwi رضي الله عنه juga telah menulis metode ini dalam bukunya 'Awradur Rahmaani'
MENGHITUNG DARI SATU HINGGA SEMBILAN
Menghitung dari satu hingga sembilan dilakukan denga membuka dan menutup jari kelingking, jari tengah dan jari manis tangan kanan. Jari telunjuk dan ibu jari tangan kiri tidak digunakan
- Angka satu, dibentuk dengan menutup jari keingking dari tangan kanan.
- Angka dua, dibentuk dengan menutup jari manis juga.
- Angka tiga, dibentuk dengan menutup jari tengah juga.
- Angka empat, dibentuk dengan membuka jari kelingking, tetapi jari manis dan tengah harus masih tertutup.
- Angka lima, dibentuk dengan membuka jari manis juga.
- Angka enam, dibentuk dengan membuka jari tengah (yang pada angka lima masih tertutup), dan menutup jari manis.
- Angka Tujuh dibentuk dengan membuka jari manis dan meluruskan jari kelingking (kearah pergelangan tangan).
- Angka Delapan, dibentuk dengan menutup jari manis kearah pergelangan tangan.
- Angka Sembilan, dibentuk dengan menutup jari tengah dengan cara yang sama.
Menghitung Puluhan
Menghitung puluhan dibentuk dengan hanya mengunakan jari telunjuk dan ibu jari tangan kanan.
Angka sepuluh. dibentuk dengan meletakkan ujung jari telunjuk di garis teratas ibu jari (membentuk lingkaran)
Dua puluh, dibentuk dengan menempatkan kuku ibu jemari pada pangkal jari telunjuk antara jari telunjuk dengan jari tengah
Tiga puluh, dibentuk dengan mempertemukan ujung ibu jari dengan ujung jari telunjuk.
Empat puluh, dibentuk dengan menempatkan ujung ibu jari di bawah belakang jari telunjuk.
Lima puluh, dibentuk dengan menempatkan ibu jari pada garis dipinggir telapak tangan antara jari telunjuk dengan ibu jari.
Enam puluh, dibentuk dengan menekuk ibu jari dan di atas kukunya letakkan jari telunjuk.
Tujuh puluh, dibentuk dengan menyentuhkan ujung ibu jari pada garis teratas jari telunjuk.
Delapan puluh, dibentuk dengan menempatkan ujung jari di atas belakang ibu jari yang ditekuk.
Sembilan puluh, dibentuk dengan menempatkan ujung jari telunjuk pada sendi bawah ibu jari.
Untuk menghitung ratusan dan ribuan pergunakan tangan kiri. Satuan pada tangan kanan menjadi ratusan bagi tangan kiri. Sebagai contoh, angka tujuh di tangan kanan, menjadi tujuh ratus pada tangan kiri, dan seterusnya.
Puluhan pada tangan kanan menjadi ribuan bagi tangan kiri. Contohnya angka delapan puluh di tangan kanan jadi delapan ribu di tangan kiri seperti gambar di bawah.
Dengan menambahkan 9000 dan 900 di tangan kiri dan menambah 90 dan 9 di tangan kanan sehingga tercapai jumlah 9.999 sebagaimana gambar di bawah ini.
Dengan cara ini kita sudah bisa menghitung sampai 9.999 dengan kedua tangan kita.
Segala puji bagi Allah ﺳﺒﺤﺎﻧﻪﻭﺗﻌﺎﻟﻰ yang telah menjadikan kita sebagai umat nabi Muhammad صلى ا لله عليه وسلم yang telah mengajarkan kita cara yang terbaik dan termudah dalam melakukan sesuatu, bahkan cara menghitung untuk berzikir dengan kedua tangan kita.
JazakAllah Khair.[] Zen
Dikitip dari buku "Kehidupan sunnah sehari-hari" halaman 118-124
Sumber Foto: ilustrasi penulis
Puluhan pada tangan kanan menjadi ribuan bagi tangan kiri. Contohnya angka delapan puluh di tangan kanan jadi delapan ribu di tangan kiri seperti gambar di bawah.
Dengan menambahkan 9000 dan 900 di tangan kiri dan menambah 90 dan 9 di tangan kanan sehingga tercapai jumlah 9.999 sebagaimana gambar di bawah ini.
Dengan cara ini kita sudah bisa menghitung sampai 9.999 dengan kedua tangan kita.
Segala puji bagi Allah ﺳﺒﺤﺎﻧﻪﻭﺗﻌﺎﻟﻰ yang telah menjadikan kita sebagai umat nabi Muhammad صلى ا لله عليه وسلم yang telah mengajarkan kita cara yang terbaik dan termudah dalam melakukan sesuatu, bahkan cara menghitung untuk berzikir dengan kedua tangan kita.
JazakAllah Khair.[] Zen
Dikitip dari buku "Kehidupan sunnah sehari-hari" halaman 118-124
Sumber Foto: ilustrasi penulis


















No komentar yet. Add your komentar now!
Post a Comment