Cari Tahooo!

Copyright © Cari Tahooo!®

Popular Posts

About Us

Cari Tahooo!

Checkout

Instagram Cari Tahooo!


Contact Us

Assalamualaikum. Selamat Datang di blog Cari Tahoo!. Semoga menambah pengetahuan Anda. Terimakasih

Info Section Text

Assalamualaikum. Selamat Datang di blog Cari Tahoo!. Semoga menambah pengetahuan Anda. Terimakasih

Jika Shalat Shubuh Kesiangan     Edit

Assalamu'alaikum Warohmatullah Wabarakaatuh.
Awal mula saya mau posting artikel ini yaitu karena tadi pagi saya bangun kesiangan lagi,yaitu jam 9:30. Sudah 3 kali saya bangun kesiangan dan belum sholat shubuh. Mungkin karena kelelahan setelah bekerja dan pulang jam 12 dan tidur jam 1.
Nah saya bingung mau gimana,mau sholat jam segitu atau di Qodho?,soalnya hati saya jadi resah. Alhasil saya browsing dan nemuin artikel ini. :-)
Silahkan di baca dan mari tingkatkan ibadah kita.

SHALAT subuh adalah salah satu shalat yang wajib
dikerjakan pada waktunya oleh semua orang Muslim,
kecuali ada halangan yang sah seperti wanita yang haid,
dan sebagainya. Kalau kesiangan dan bangun telat, ada
orang yang menjadi bingung apakah masih boleh shalat
atau tidak. Mereka menjadi bingung karena mereka
bertanya kepada teman dan teman itu menjawab “Haram
shalat setelah matahari naik!” Oleh karena itu, orang
tersebut mengabaikan shalat subuh dan tidak shalat
sama sekali karena menganggap hal itu haram.
Itu suatu persepsi yang sangat keliru. Shalat subuh wajib
dikerjakan, jam berapa saja kita bangun (dan begitu juga
untuk semua shalat wajib yang lain). Kalau umpamanya
kita capek, bangun pada waktu subuh dalam kondisi
setengah sadar, matikan jam alarm, tidur lagi, dan
bangun pada jam 8 pagi, maka pada saat bangun itu
masih wajib mengerjakan subuh. Walaupun matahari
sudah naik. Kenyataan bahwa matahari sudah naik tidak
menghilangkan kewajiban untuk shalat. (Dan kalau
ketiduran lewat waktu maghrib sehingga masuk Isya,
maka shalat maghrib tetap wajib dikerjakan, walaupun di
luar waktunya.)
Waktu yang secara umum dilarang untuk shalat adalah
mengerjakan shalat pada saat matahari sedang muncul
(bukan cahayanya, tetapi bentuk fisik matahari sendiri).
Hal itu diharamkan untuk hilangkan persepsi (pada
zaman dulu) bahwa orang Muslim adalah penyembah
matahari. Zaman dulu, memang ada kaum yang
menyembah matahari, dan mereka beribadah pada saat
matahari mulai kelihatan bentuk fisiknya, jadi ibadah
pada saat itu diharamkan bagi ummat Islam. Tetapi
ulama telah sepakat bahwa kalau ada shalat wajib yang
belum dikerjakan, maka harus langsung dikerjakan
(diganti, atau diqadha’) pada waktu itu juga tanpa harus
menunggu, walaupun dilarang secara umum untuk shalat
pada waktu tersebut.
Yang haram dan sangat buruk adalah kalau seseorang
sudah bangun pada waktu subuh, tetapi barangkali dia
sedang asyik nonton siaran langsung sepak bola di tivi,
atau asyik ngobrol sama temannya, dan oleh karena itu
dia malas melakukan subuh. Pada saat dia sudah selesai
nonton bola, dan sudah “bersedia” melakukan shalat,
maka dia masih wajib melakukannya. Kewajiban shalat
itu tidak menjadi hilang. Tetapi tentu saja dia akan kena
dosa besar karena sengaja menunda sebuah shalat wajib,
sehingga sudah keluar dari waktunya, tanpa ada alasan
yang benar. Jadi sudah bisa diperkirakan bahwa dia tidak
akan dapat pahala sama sekali, dan juga ada
kemungkinan Allah akan menolak shalat itu (tidak akan
diterima di sisi Allah, seolah-olah tidak shalat). Walaupun
begitu, sebagai seorang Muslim dia masih memiliki
kewajiban untuk melakukan shalat subuh tersebut.
Meninggalkannya dengan alasan kesiangan, ataupun di
luar waktu karena nonton bola tadi adalah alasan yang
tidak benar. Tetap wajib dikerjakan.
Dan perlu dipahami bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri
juga pernah kesiangan untuk shalat subuh, jadi hal itu
menjadi petunjuk bagi kita bahwa kalau kita kesiangan
sewaktu-waktu maka itu adalah hal yang biasa (bukan
suatu dosa besar, karena memang tidak sengaja), dan
Nabipun juga mengalaminya. Yang penting adalah kita
langsung mengerjakan shalat setelah kita bangun, dan
jangan sampai shalat subuh yang kesiangan itu menjadi
suatu kebiasaan bagi kita.
Wallahu a’lam bissawab.

Sumber : https://www.islampos.com/

Jika Shalat Shubuh Kesiangan


Assalamu'alaikum Warohmatullah Wabarakaatuh.
Awal mula saya mau posting artikel ini yaitu karena tadi pagi saya bangun kesiangan lagi,yaitu jam 9:30. Sudah 3 kali saya bangun kesiangan dan belum sholat shubuh. Mungkin karena kelelahan setelah bekerja dan pulang jam 12 dan tidur jam 1.
Nah saya bingung mau gimana,mau sholat jam segitu atau di Qodho?,soalnya hati saya jadi resah. Alhasil saya browsing dan nemuin artikel ini. :-)
Silahkan di baca dan mari tingkatkan ibadah kita.

SHALAT subuh adalah salah satu shalat yang wajib
dikerjakan pada waktunya oleh semua orang Muslim,
kecuali ada halangan yang sah seperti wanita yang haid,
dan sebagainya. Kalau kesiangan dan bangun telat, ada
orang yang menjadi bingung apakah masih boleh shalat
atau tidak. Mereka menjadi bingung karena mereka
bertanya kepada teman dan teman itu menjawab “Haram
shalat setelah matahari naik!” Oleh karena itu, orang
tersebut mengabaikan shalat subuh dan tidak shalat
sama sekali karena menganggap hal itu haram.
Itu suatu persepsi yang sangat keliru. Shalat subuh wajib
dikerjakan, jam berapa saja kita bangun (dan begitu juga
untuk semua shalat wajib yang lain). Kalau umpamanya
kita capek, bangun pada waktu subuh dalam kondisi
setengah sadar, matikan jam alarm, tidur lagi, dan
bangun pada jam 8 pagi, maka pada saat bangun itu
masih wajib mengerjakan subuh. Walaupun matahari
sudah naik. Kenyataan bahwa matahari sudah naik tidak
menghilangkan kewajiban untuk shalat. (Dan kalau
ketiduran lewat waktu maghrib sehingga masuk Isya,
maka shalat maghrib tetap wajib dikerjakan, walaupun di
luar waktunya.)
Waktu yang secara umum dilarang untuk shalat adalah
mengerjakan shalat pada saat matahari sedang muncul
(bukan cahayanya, tetapi bentuk fisik matahari sendiri).
Hal itu diharamkan untuk hilangkan persepsi (pada
zaman dulu) bahwa orang Muslim adalah penyembah
matahari. Zaman dulu, memang ada kaum yang
menyembah matahari, dan mereka beribadah pada saat
matahari mulai kelihatan bentuk fisiknya, jadi ibadah
pada saat itu diharamkan bagi ummat Islam. Tetapi
ulama telah sepakat bahwa kalau ada shalat wajib yang
belum dikerjakan, maka harus langsung dikerjakan
(diganti, atau diqadha’) pada waktu itu juga tanpa harus
menunggu, walaupun dilarang secara umum untuk shalat
pada waktu tersebut.
Yang haram dan sangat buruk adalah kalau seseorang
sudah bangun pada waktu subuh, tetapi barangkali dia
sedang asyik nonton siaran langsung sepak bola di tivi,
atau asyik ngobrol sama temannya, dan oleh karena itu
dia malas melakukan subuh. Pada saat dia sudah selesai
nonton bola, dan sudah “bersedia” melakukan shalat,
maka dia masih wajib melakukannya. Kewajiban shalat
itu tidak menjadi hilang. Tetapi tentu saja dia akan kena
dosa besar karena sengaja menunda sebuah shalat wajib,
sehingga sudah keluar dari waktunya, tanpa ada alasan
yang benar. Jadi sudah bisa diperkirakan bahwa dia tidak
akan dapat pahala sama sekali, dan juga ada
kemungkinan Allah akan menolak shalat itu (tidak akan
diterima di sisi Allah, seolah-olah tidak shalat). Walaupun
begitu, sebagai seorang Muslim dia masih memiliki
kewajiban untuk melakukan shalat subuh tersebut.
Meninggalkannya dengan alasan kesiangan, ataupun di
luar waktu karena nonton bola tadi adalah alasan yang
tidak benar. Tetap wajib dikerjakan.
Dan perlu dipahami bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri
juga pernah kesiangan untuk shalat subuh, jadi hal itu
menjadi petunjuk bagi kita bahwa kalau kita kesiangan
sewaktu-waktu maka itu adalah hal yang biasa (bukan
suatu dosa besar, karena memang tidak sengaja), dan
Nabipun juga mengalaminya. Yang penting adalah kita
langsung mengerjakan shalat setelah kita bangun, dan
jangan sampai shalat subuh yang kesiangan itu menjadi
suatu kebiasaan bagi kita.
Wallahu a’lam bissawab.

Sumber : https://www.islampos.com/

No komentar yet. Add your komentar now!

Post a Comment


 


Order mudah! via WhatsApp.

Instant Checkout dengan Contact Form WhatsApp.

Online 1x24 Jam!

Apapun pesananmu, CS (Customer Service) kami akan dengan senang hati untuk melayani.. :)

Kualitas Terbaik!

Kami memastikan, produk yang kami kirim sesuai dengan Ekspektasi pembeli.
1 Butuh bantuan?

×



×

Jika Shalat Shubuh Kesiangan


*Sub-Total :
*%20

* Belum termasuk Ongkos kirim



Kirim